Togel TerpercayaTogel Terpercaya
KEUANGANNEWS

Market Update Internasional Senin, 01/10/2018

Istana Cerita – Dolar AS terpantau kuat di sesi perdagangan Jumat (28/Sep) siang. Penguatan Dolar AS tampak paling mencolok terhadap Yen, setelah pimpinan negara AS dan Jepang sepakat untuk menggelar negosiasi perdagangan. Sebaliknya, Yen justru tertekan ke level rendah baru di tahun 2018 ini. Pasar menantikan pertemuan antara dua kepala negara tersebut, sembari menerka apakah hasilnya akan sama buntu dengan negosiasi perdagangan AS-China atau tidak.

Presiden AS Donald Trump dan PM Jepang Shinzo Abe, pada Kamis (27/Sep) telah sepakat untuk menggelar negosiasi perdagangan, yang bertujuan untuk melindungi perusahaan otomotif Jepang dari kenaikan bea impor. Pasalnya, Trump dikabarkan akan menaikkan bea impor terhadap mobil-mobil dari Jepang yang masuk ke AS. Padahal, bea impor yang mahal dapat menjadi ancaman serius bagi negara berorientasi ekspor seperti Jepang.

Euro turun ke bawah level 1.16 untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir. Pelemahan ini berkaitan dengan pemerintah Italia yang telah menyepakati anggaran baru pada hari Kamis (27/9), yang dinilai melanggar ketentuan perundingan Brussels.

Masalah anggaran pemerintah Italia yang dijerat oleh penumpukan utang, membuat Euro yang sempat menguat terhadap Dolar AS ke level 1.1800 dalam beberapa waktu terakhir, kembali melemah. Italia sendiri merupakan negara dengan perekonomian terbesar ketiga di Zona Euro.

Pemerintah Italia menargetkan defisit anggaran baru sebesar 2.4 persen dari GDP (Gross Domestic Product), hampir mendekati plafon 3 persen yang dipersyaratkan oleh aturan Uni Eropa. Jumlah itu lebih besar dari rencana sebelumnya yang sebesar 1.6 persen dan 1.9 persen dari GDP.
Pasar finansial khawatir bahwa anggaran baru yang disusun oleh pemerintah Italia kali ini akan semakin membengkakkan utang negara tersebut. Karena saat ini, utang Italia sudah menjadi yang terbesar kedua setelah Yunani di Zona Euro. Porsi utang Italia sudah sekitar 131 persen dari keseluruhan Produk Domestik Brutonya (GDP).

Ekonomi  Inggris tumbuh sebanyak 0.4 persen di kuartal kedua (QoQ) tahun 2018 ini. Angka tersebut sesuai dengan ekspektasi dan tidak direvisi dari estimasi data sebelumnya. Sementara itu, data GDP untuk kuartal sebelumnya direvisi turun menjadi 0.1 persen, dari sebelumnya di 0.4 persen.

Dalam basis tahunan (YoY), GDP Inggris tumbuh 1.2 persen, lebih rendah daripada ekspektasi 1.3 persen. Untuk periode sebelumnya, GDP Inggris tahunan juga direvisi turun dari 1.3 persen menjadi 1.1 persen.

EUR/USD, pergerakan EUR kemarin ditutup pada level 1.1609, melemah dibandingkan hari sebelumnya yang ditutup pada level 1.1641. Strategi harian sell di 1.1630 dan buy di 1.1580.

AUD/USD, kemarin AUD ditutup pada level 0.7230, bergerak menguat dibandingkan hari sebelumnya yang ditutup pada level 0.7207. Strategi harian buy di 0.7200 dan sell di 0.7250.

USD/JPY, kemarin JPY ditutup pada level 113.80, melemah dibandingkan hari sebelumnya yang ditutup pada level 113.69. Strategi harian buy USD/JPY di 113.50 dan sell di level 114.00.

Pergerakan IDR kemarin ditutup pada level 14.902,50. Rupiah kemarin bergerak pada range level 14890-14940. Hari ini Rupiah diprediksikan bergerak pada kisaran level 14850-14970.

Indikasi kurs TT
USD/IDR 14890 / 14925
EUR/IDR 17281 / 17320
AUD/IDR 10751 / 10780
GBP/IDR 19412 / 19456
NZD/IDR 9857 / 9884
JPY/IDR 130.77 / 131.10
SGD/IDR 10889 / 10918
HKD/IDR 1900 / 1909
CNY/IDR 2159 / 2171
EUR/USD 1.1600 / 1.1610
AUD/USD 0.7216 / 0.7227
GBP/USD 1.3031 / 1.3042
NZD/USD 0.6616 / 0.6626
USD/JPY 113.80 / 113.91
USD/SGD 1.3667 / 1.3678
USD/CNY 6.8775 / 6.8855

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close